Rabu, 12 Januari 2011

Karangan

Kalau kita mendengar kata mengarang, itu tidak asing di telinga kita, karena dari SD, SMP sampai SMA mengarang adalah pelajaran paporit yang paling digemari oleh kita karna dengan mengarang kita bisa bercerita apa saja.
Mengarang menurut bahasa adalah orang yang sedang membuat karangan, sedangkan karangan adalah hasil karya tulisan yang di buat seseorang, dan hasil karya tersebut berasal dari pengalamanya atau pengalaman orang lain atau bisa juga hasil proses pemikiran atau ide dari sipenulis yang ingin di sampaikan kepada si pembaca.
Kalau kita lihat dari alur cerita yang di hasilkan dari proses mengarang, karangan di bagi menjadi beberapa bentuk
1. Karangan Narasi
Karangan narasi adalah karangan yang mempunyai alur cerita dalam kurun waktu yang telah ditentukan, jadi didalam karanggannya mempunyai konflik atu suatu permasalahan yang harus di selesaikan, sehingga ada alurnya atau bisa di sebut plot
2. Karangan Deskrifsi
Karangan deskrifsi adalah karangan yang berupa gambaran dari sebuah cerita yang hasilnya supaya pembaca bisa membayangkan dan seolah-olah dia bisa melihat , mendengar atau merasakan. Sehingga karangan deskripsi lebih menonjolakan kata-kata kunci yang bisa menggambarkan secara luar
3. Karangan Eksposisi
Karangan Eksposisi adalah karangan yang berisi suatu informasi atau pengetahuan dengan berupa penjelasan dengan secara logis dan tidak subyektif, biasanya karangan eksposisi digambarkan dengan data angka, gambar, gerafik dan bisa juga dengan kritik
4. Karangan Argumentasi
Karangan Argumentasi adalah karangan yang berbentuk ungkapan dari suatu permasalahan yang berupa penjelasan kebenran dengan membuktikan data-data yang nyata supaya pembaca bisa meyakininya
5. Karangan persuasi
Karangan persuasi adalah karangan yang mempengaruhi dengan mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu

SURAT KETERANGAN HIBAH

NO.01/YALB/VII/2009
BISMILLAHIRRAHMANNIRRAHIM
Pada hari ini hari Rabu Tanggal Dua Puluh Sembilan Bulan Juli, Tahun Dua Ribu Sembilan tepatnya di Komplek Teratai Indah Kopo Bandung Wilayah Hukum Kodya Bandung. Saya yang bertandatangan di bawah ini :
1. Nama : H. Tatang Somantri
2. Nomor KTP : 32 0413 091280 0009
3. Pekerjaan : Wiraswasta
4. Alamat : Jl. Tarajusari No.199 Rt. 01/07 Kec. Banjaran Kab. Bandung Jawa Barat
Yang Selanjutnya dalam hal ini bertindak atas nama Pemilik Syah dari Area Tanah seluas 100.000 M2 (10 HA) Tanah Darat yang berlokasi di Jl. Tarajusari  Kec. Banjaran Kab. Bandung Jawa Barat dengan Nomor Fersil :
1. Fersil : 1911 - Luas : 10.000 M2
2. Fersil : 1912 - Luas : 50.000 M2
3. Fersil : 1913 - Luas : 20.000 M2
4. Fersil : 1911 - Luas : 20.000 M2
Yang kesemuanya di kuatkan oleh dokumen kepemilikan yang syah serta memiliki Aspek Hukum yang legal,  dengan ini menerangkan bahwa :
1. 50% (lima puluh persen) hak milik saya dan keluarga telah saya hibahkan kepada Yayasan Al-Baqy dimana akan di peruntukan pembangunan Pesantren dan pusat Pembelajaran Usaha dan Keterampilan
2. Segala aspek hukum yang terkait hal diatas akan di selesaikan oleh pihak Yayasan Al-Baqy

CONTOH SURAT JUAL BELI

Pada hari ini, sabtu 14 Agustus 2009, telah terjadi transaksi Jual-Beli Rumah Mewah dengan luas area 700 M2 dengan pasilitas tanah dan bangunnanya, kolam renang dan taman.
1.   PIHAK PENJUAL
Nama    : Doni firmansyah
No KTP  :
Alamat   :
2.  PIHAK PEMBELI
Nama    : H. Tatang Somantri
No KTP  :
Alamat  :
Apabila di kemudian hari terjadi sesuatu hal dengan rumah tersebut diatas, maka semua tanggung jawab terhadap rumah tersebut ada di pihak PEMBELI
Demikin surat pernyataan jual beli ini dibuat dalamkeadaan sadar oleh keduabelah pihak agar dapat di gunakan seperti biasanya.
Bandung 14 Agustus 2009

          PENJUAL                                          PEMBELI
        Materai 6000
      Doni firmansyah                                 H. Tatang Somantri